Ranah-Minang.Com http://www.songketminang.com/
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
Yusriwal - Kieh Pasambahan Manjapuik Marapulai di Minangkabau (Kajian Estetika dan Semiotika)
Yusriwal - Kieh Pasambahan Manjapuik Marapulai di Minangkabau (Kajian Estetika dan Semiotika)
Harga: Rp 35.000,-
Artikel Khusus Untuk Anggota Ranah-Minang.Com

Kewarisan Harta Pusaka di Minangkabau (Kritik Amir Syarifuddin atas Ahmad Khatib al-Minangkabawi)

Tukang tulih Dr. Ismail Novel Angku Rumah Panjang, M.Ag
Jumaik, 09 Mei 2008 / Al-Jum'a, 3 Jumada Al-Ula 1429 H


Masalah kewarisan sudah cukup lama menjadi kontoversi di kalangan ulama Minangkabau. Adalah Ahmad Khatib al-Minangkabawi (w. 1334 H/1916 M.) ulama yang sangat anti terhadap praktek kewarisan yang berlaku di Minangkabau. Adapun yang menjadi sorotan Khatib adalah status harta dan proses pewarisannya yang bertentangan dengan syari’at Islam.



Lengkapnya tulisan Dr. Ismail Novel Angku Rumah Panjang, M.Ag berjudul Kewarisan Harta Pusaka di Minangkabau (Kritik Amir Syarifuddin atas Ahmad Khatib al-Minangkabawi) hanya dapat dibaca oleh anggota Ranah-Minang.Com
Kewarisan Harta Pusaka di Minangkabau (Kritik Amir Syarifuddin atas Ahmad Khatib al-Minangkabawi)
Silahkan login terlebih dahulu,
atau kalau anda belum bergabung klik disini
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting