Ranah-Minang.Com
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
Suryadi - Syair Sunur: Teks dan Konteks
Suryadi - Syair Sunur: Teks dan Konteks "Biografi" Seorang Ulama Minangkabau Abad ke-19
Harga: Rp 30.000,-
 

Kembali ke Nagari: Mimpi yang Tidak Terwujud

Tukang tulih Elfitra Baikoeni
Kamih, 27 Desember 2007 / Al-Hamis, 17 Dhul Hijja 1428 H


Mimpi orang Minangkabau yang sudah dipendam berpuluh tahun untuk bisa kembali ke nagari akhirnya terwujud setelah kini kita memasuki era otonomi daerah. Akan tetapi setelah konsep “kembali ke nagari” sudah berjalan beberapa tahun, hasilnya tidak jauh berbeda dengan konsep desa pada masa Orde Baru. Tidak maksimalnya pencapaian kemandirian secara ekonomi dan sosial-budaya dalam konsep nagari, disebabkan oleh beberapa hal. Penyebabnya antara lain karena memudarnya solidaritas akibat hilangnya aset komunal (harta pusaka), dan terjadinya krisis kepemimpinan dalam masyarakat di nagari-nagari tersebut.



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

Kembali ke Nagari: Mimpi yang Tidak Terwujud oleh Elfitra Baikoeni
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting