Ranah-Minang.Com
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
Suryadi - Syair Sunur: Teks dan Konteks
Suryadi - Syair Sunur: Teks dan Konteks "Biografi" Seorang Ulama Minangkabau Abad ke-19
Harga: Rp 30.000,-
 

Kebangkitan Penerbit Lokal di Sumatra Barat Awal Abad ke 20

Tukang tulih Sudarmoko
Raba'a, 28 November 2007 / Al-Arba'a, 18 Dhul Qada 1428 H


Sejarah percetakan buku di Indonesia dimulai pada tahun 1619 ketika pemerintah kolonial Belanda menjadikan Batavia sebagai pusat kekuasaannya di Hindia Belanda. Namun perkembangan percetakan di daerah ini dimulai dengan kedatangan misionaris Inggris, Medhurst, ke Batavia pada tahun 1828. Ketika misionaris Amerika dan Inggris pindah ke Cina pada tahun 1840-an, percetakan itu ditinggalkan di Singapura dan dimanfaatkan oleh Reverend Keasberry dan Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi (Putten, 1997: 717; Proudfoot, 1993: 13-14). Penerbitan mereka berdua menghasilkan beberapa buku dengan pewarnaan dan edisi yang mewah pada waktu itu.



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

Kebangkitan Penerbit Lokal di Sumatra Barat Awal Abad ke 20 oleh Sudarmoko
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting