Kereta dalam Kepala: Catatan Teater "Kereta Kencana" Karya: Eugene Ionesco, Sutradara Zelfeni Wimra, Teater Cabang, Padang
Tukang tulih Nurul Fahmi
Kamih, 20 September 2007 / Al-Hamis, 8 Ramadan 1428 HMenjadi tua atau mati adalah satu tahapan yang tak mungkin dihindari oleh yang hidup. Seperti halnya kehidupan, setiap orang akan mempunyai apresiasi yang berbeda dalam menyambut kematiannya. Ada yang hanya berdoa saja. Ada yang hanya berbaring saja. Ada yang tenang-tenang saja, nyaris lupa. Bahkan ada yang bengong tidak tahu mesti mengapa. Tapi ada juga yang begitu sibuk mencubit kenangan ketika mengetam harapan dan menyemai impian lalu itu. Meski kemudian yang terlihat hanya satire atau mungkin juga ironi; kesibukan tuk sekedar melepaskan diri dari ketakutan akan kematian.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.ComKereta dalam Kepala: Catatan Teater "Kereta Kencana" Karya: Eugene Ionesco, Sutradara Zelfeni Wimra, Teater Cabang, Padang oleh Nurul Fahmi