
Bahasa Minang Budaya Minang Bundo Kanduang Cerpen - Carito Nagari Palanta PDRI Pendidikan Podium PRRI Seni - Sastra - Wisata Tambo Tokoh Kewarisan Harta Pusaka di Minangkabau (Kritik Amir Syarifuddin atas Ahmad Khatib al-Minangkabawi) Adat Salingka Nagari dan Generasi Muda Penghapusan Pemerintah(an) Propinsi, Ide Siapa? Memotret Hukum Kewarisan Islam di Minangkabau Managemen Kekayaan Daerah dan Potensi Wisata Sumatra Barat Hilangnya Anak Minang di Ranah Minang Televisi Lokal, Kekuatan Lokal Sjech. M. Djamil Djambek, Tokoh Adat yang Terlupakan Institusi Seni-Budaya dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Pasar Seni Sumatra Barat Pendidikan Untuk Yang Kaya Raya Apa Iya "Basandi" Tak Sama Dengan "Bersendi"? Teks Pidato Pasambahan Batagak Gala di Minangkabau Dalam Perspektif Semiologi Kamuflase Legislatif Sipatuang Sirah:: Daftar Artikel :: |
Spirit Solidaritas Dalam Ranah KebudayaanTukang tulih Nurul FahmySalasa, 04 September 2007 / Ats-Tsalatsa, 21 Sha'ban 1428 H Dari tanggal 21 Agustus hingga 1 September 2007 ini saja, setidaknya ada 14 naskah yang dimainkan oleh 15 kelompok teater dalam rangkaian Festival Teater Sumbar 2007 di Gedung Teater Taman Budaya Sumatera Barat. Tiga belas di antaranya adalah kelompok teater yang ada di provinsi ini: Satu kelompok (Teater Dayung Dayung) mementaskan “Tribute to A. Alin De” Drama Penghabisan naskah/sutradara karya A. Alin De—Almarhum meninggal dunia tiga hari sebelum garapannya dipentaskan—dua belas lainnya adalah peserta festival. Dua kelompok lagi adalah guest-star exhibition (parami alek), satu dari Batam dengan Teater Rumahitam yang mengusung lakon Adegan-adegan yang Tak Selesai di Rumahitam, dan satunya lagi dari Jakarta, Teater Keliling dengan Komidi Don Juan.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan Ranah-Minang.Com Spirit Solidaritas Dalam Ranah Kebudayaan oleh Nurul Fahmy |
|
|
| Depan | Info Iklan | Keanggotaan | Tentang Kami | Redaksional | Disclaimer | Copyright | RSS Service | Sitemap |
© 2004-2006 Ranah-Minang.Com |