Intelektual Minang
Tukang tulih Fadlillah
Salasa, 03 Oktober 2006 / Ats-Tsalatsa, 10 Ramadan 1427 HTulisan ini dimulai dari dua pertanyaan, yakni siapakah yang disebut dengan intelektual Minang, bagaimana mendefinisikannya sebagai dasar berpijak? Belum lagi pengertian apa yang disebut Minang. Apakah Minang dalam pengertian waktu dan ruang; masa lalu, sekarang atau akan datang, darek atau rantau. Minang dalam pengertian keturunan, adat, agama; dari sini persoalan akan menjadi rumit dan panjang. Namun nantinya dasar pemikiran di sini adalah "tidak adanya kesepakatan untuk satu atau dua pengertian" bahkan "sepakat untuk tidak sepakat", tidak satu paradigma tetapi dengan paradigma majemuk.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.ComIntelektual Minang oleh Fadlillah