
Bahasa Minang Budaya Minang Bundo Kanduang Cerpen - Carito Nagari Palanta PDRI Pendidikan Podium PRRI Seni - Sastra - Wisata Tambo Tokoh Kewarisan Harta Pusaka di Minangkabau (Kritik Amir Syarifuddin atas Ahmad Khatib al-Minangkabawi) Adat Salingka Nagari dan Generasi Muda Penghapusan Pemerintah(an) Propinsi, Ide Siapa? Memotret Hukum Kewarisan Islam di Minangkabau Managemen Kekayaan Daerah dan Potensi Wisata Sumatra Barat Hilangnya Anak Minang di Ranah Minang Televisi Lokal, Kekuatan Lokal Sjech. M. Djamil Djambek, Tokoh Adat yang Terlupakan Institusi Seni-Budaya dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Pasar Seni Sumatra Barat Cimuntu Lansie Internalisasi Nilai-nilai Adat Minangkabau Dalam Pembentukan Pribadi Muslim Cerita Menangkap Harimau Islamidar: Maestro Musik Tradisi Minang Menolak Ranperda Tanah Ulayat:: Daftar Artikel :: |
Mempertimbangkan Estetika Ruang Terbuka Kota PadangTukang tulih SudarmokoPakan, 30 September 2006 / As-Sabt, 7 Ramadan 1427 H Penempatan berbagai macam reklame dan baliho atau informasi lain di Kota Padang, dan juga kota-kota lainnya di Sumatra Barat, yang memanfaatkan ruang terbuka sebagai medianya tak jarang ditata tanpa mempertimbangkan estetika. Spanduk-spanduk dipasang di tempat-tempat yang tidak disediakan secara khusus, dan sering kali dipasang secara melintang di atas jalan, yang membahayakan pemakai jalan bila sewaktu-waktu jatuh. Demikian juga, tak ada aturan dan tindakan yang tegas untuk reklame atau baliho yang sudah kadaluarsa atau menyalahi tata ruang yang disediakan. Tampaknya, asal sudah membayar pajak, pemasang iklan di ruang terbuka ini bebas untuk menempatkannya di mana saja.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan Ranah-Minang.Com Mempertimbangkan Estetika Ruang Terbuka Kota Padang oleh Sudarmoko |
|
|
| Depan | Info Iklan | Keanggotaan | Tentang Kami | Redaksional | Disclaimer | Copyright | RSS Service | Sitemap |
© 2004-2006 Ranah-Minang.Com |