Sipatuang Sirah
Tukang tulih Suryadi
Sanayan, 18 September 2006 / Al-Itsnayna, 24 Sha'ban 1427 HSekarang mungkin tidak banyak orang dapat melihat sipatuang sirah (capung merah), apalagi berlama-lama mengamati perilakunya. Di tengah lingkungan kita yang semakin polutif ini, sipatuang sirah, yang biasanya sering terbang di rawa-rawa dan di tepi air, sudah semakin langka saja. Namun lebih banyak lagi yang tidak mengenal "sipatuang sirah" (dalam tanda kutip [baca: idiom]).
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.ComSipatuang Sirah oleh Suryadi