Ranah-Minang.Com http://www.songketminang.com/
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
A. Samad Idris - Payung Terkembang
A. Samad Idris - Payung Terkembang
Harga: Rp 40.000,-
 

Perempuan Pengarang Sumatra

Tukang tulih Wannofri Samry
Jumaik, 01 September 2006 / Al-Jum'a, 7 Sha'ban 1427 H


Sejak zaman pergerakan pada pada awal abad ke-20, Sumatra pernah melahirkan beberapa perempuan pengarang yang fenomenal namun kemudian generasi itu terputus. Keterputusan itu justru terjadi sepanjang Indonesia merdeka. Beberapa perempuan pengarang yang sangat menonjol adalah Selasih/Selaguri (1909, Talu, Sumatra Barat), Saadah Halim (1897-1968, Sumatra Barat) , Hamidah/Fatimah Hasan Delais (1914-1953, Bangka), Maria Amin(1920, Bengkulu), Ida Nasution (1914-1948, Medan Sumatra Utara), Siti Nuraini (1930, Padang), Samiati Alisjahbana (Sumatra Utara, 1930-1966). Genereasi berikutnya muncul beberapa nama yang ikut bergulat dalam kesusastraan Indonesia namun tidak begitu menonjol, seperti Asnelly Luthan (Bukittinggi), Upieta Agustin (Padang), Tien Marni (Pekanbaru). Kemudian juga ditemukan Sofia Trisni (Padang) dan Ar Kemalawati (Lingga, Riau). Generasi setelah itu terasa sunyi sampai taun 2003.



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

Perempuan Pengarang Sumatra oleh Wannofri Samry
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting