Ranah-Minang.Com
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
Kumpulan Cerpen Terbaik Dari Sumatra Barat - Sebelas
Kumpulan Cerpen Terbaik Dari Sumatra Barat - Sebelas
Harga: Rp 20.000,-
 

Pementasan Old Track Teater Padang: Menertawakan Minangkabau dari Dalam

Tukang tulih Nasrul Azwar
Raba'a, 30 Agustus 2006 / Al-Arba'a, 5 Sha'ban 1427 H


Saya kutip Wiratmo Soekito (1984). Ia menulis, "Setiap karya yang besar merupakan suatu pementasan politik, seperti karya Beumarchais Le Mariage de Figaro (1784) yang meramalkan pecahnya Revolusi Prancis (1789) atau karya Chekhov "Vishnyvy Sad" (1904) yang meramalkan pecahnya Revolusi Rusia (1917), atau karya Shaw Heartbreak Hoese (1919) yang meramalkan pecahnya Perang Dunia Kedua (1939)."



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

Pementasan Old Track Teater Padang: Menertawakan Minangkabau dari Dalam oleh Nasrul Azwar
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting