Ranah-Minang.Com
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
Ampera Salim & Zulkifli - Minangkabau Dalam Catatan Sejarah Yang Tercecer
Ampera Salim & Zulkifli - Minangkabau Dalam Catatan Sejarah Yang Tercecer
Harga: Rp 30.000,-
 

Tuanku Nan Renceh: Radikalisme Agama Dan Lembaran Hitam Sejarah Minangkabau

Tukang tulih Suryadi
Akhaik, 30 Juli 2006 / Al-Ahad, 4 Rajab 1427 H


Masyarakat Minangkabau masa lampau pernah merasakan pengalaman pahit akibat radikalisme agama. Di awal abad ke-19, demikian catatan sejarah, dekadensi moral masyarakat Minang sudah lampu merah. Golongan ulama kemudian melancarkan gerakan kembali ke syariat, membasmi bid'ah dan khurafat. Mereka melakukannya dengan pendekatan persuasif melalui dakwah dan pengajian. Namun, kemudian muncullah seorang yang radikal dan militan di antara mereka: ia bersama pengikutnya memilih jalan kekerasan dengan pedang dan darah. Akibatnya, pertumpahan darah antara sesama orang Minangkabau tak terhindarkan, yang menorehkan lembaran hitam dalam sejarah Minangkabau. Siapa lagi ulama yang radikal itu kalau bukan Tuanku Nan Renceh.



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

Tuanku Nan Renceh: Radikalisme Agama Dan Lembaran Hitam Sejarah Minangkabau oleh Suryadi
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting