Ranah-Minang.Com
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
H. Mas'oed Abidin - Surau Kito
H. Mas'oed Abidin - Surau Kito
Harga: Rp 30.000,-
 

Makna Filosofi Dibalik Motif Songket Minangkabau

Tukang tulih Alda Wimar dan Bernhard Bart
Raba'a, 08 Februari 2006 / Al-Arba'a, 9 Muharram 1427 H


Songket Minangkabau salah satu bentuk senirupa tradisional yang unik. Seni-tenun ini cukup rumit dan membutuhkan ketelitian serta ketekunan dalam proses penenunannya. Songket-songket lama yang ditenun oleh para leluhur Minangkabau dengan ragam-hias atau motif yang khas menunjukan betapa halusnya citarasa seniman songket di Minangkabau. Selain itu, ragam hias atau motif songket Minangkabau tidak hanya sekadar hiasan atau ornamentasi. Songket Minangkabau, merupakan sebuah pencatatan ajaran filosofi. Motif atau ragam hias pada songket Minangkabau masing-masing memiliki nama dan makna. Bahkan motif yang paling sederhana sekalipun, misalnya motif batang pinang yang hanya berbentuk garis lurus pada tepi kain, atau sebagai batas antara motif yang satu dengan motif lainnya, mengandung makna perumpamaan sifat mulia manusia, yaitu sifat lurus dan jujur.



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

Makna Filosofi Dibalik Motif Songket Minangkabau oleh Alda Wimar dan Bernhard Bart
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting