Ranah-Minang.Com http://www.songketminang.com/
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
H. Kamardi Rais Dt. P. Simulie - Buku Mesin Ketik Tua (Paparan, Ulasan, dan Komentar Seorang Wartawan Tua)
H. Kamardi Rais Dt. P. Simulie - Buku Mesin Ketik Tua (Paparan, Ulasan, dan Komentar Seorang Wartawan Tua)
Harga: Rp 35.000,-
 

Kenang-kenangan Luitenant Boelhouwer: Kenapa Pak Bupati dan Camat Enggan menulis?

Tukang tulih Kamardi Rais Dt. Panjang Simulie
Salasa, 07 Februari 2006 / Ats-Tsalatsa, 8 Muharram 1427 H


Seorang tabib (dokter) bangsa Belanda, yang datang dari Batavia (sekarang Jakarta), pada suatu hari pergi berburu di hutan sekitar kota Padang kira-kira setengah jam dari pusat kota. Demikian sebuah catatan penting dan menarik yang ditulis oleh Letnan I Infanterie J.C. Boelhouwer, seorang komandan pasukan Belanda yang bertugas di Padang, Pariaman, Aie Bangieh, dan lain-lain pada tahun 1831-1834. Ia menulis kenangan-kenangannya itu di bawah judul Sumatra’s Westkust, Gedurende de jaren 1831-1834.



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

Kenang-kenangan Luitenant Boelhouwer: Kenapa Pak Bupati dan Camat Enggan menulis? oleh Kamardi Rais Dt. Panjang Simulie
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting