Ranah-Minang.Com
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
Nita Indrawati - Perempuan Sumatera Barat: Ilmu dan Teknologi
Nita Indrawati - Perempuan Sumatera Barat: Ilmu dan Teknologi
Harga: Rp 30.000,-
 

Nagari-Nagari di Minangkabau "Tempo Doeloe"

Tukang tulih Anas Nafis
Kamih, 02 Februari 2006 / Al-Hamis, 3 Muharram 1427 H


Dahulu sebelum Belanda berkuasa, orang Minangkabau tidak mengenal pangkat-pangkat seperti Penghulu Kepala, Kepala Negeri (Gemeentehoofd), Tuanku Laras, Angku Demang, Asistent Demang, Angku Pakuih (Pakhuis) dan juga pangkat-pangkat yang hanya oleh dijabat orang-orang Belanda saja seperti Tuanku Mandua (Controleur), Tuan Luhak (Assistent Resident) dan lain-lain sebagainya. Orang Minangkabau "tempo doeloe" hanya mengenal dua pangkat saja, yaitu Penghulu dan Raja sesuai ungkapan "Luhak bapanghulu, rantau barajo". Jadi Penghululah yang memerintah atau memimpin anak buah di nagari masing-masing.



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

Nagari-Nagari di Minangkabau "Tempo Doeloe" oleh Anas Nafis
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting