Play Boy dan Ranah Minang
Tukang tulih Nasrul Azwar
Jumaik, 20 Januari 2006 / Al-Jum'a, 20 Dhul Hijja 1426 HBisnis media massa memang menjanjikan untuk mengeruk keuntungan besar. Apalagi contentnya "menyosialisasikan" ke dalam ruang publik bentuk-bentuk tubuh yang seksi dengan pencitraan tubuh yang bagus tanpa lemak, sintal, padat, serta kekar. Tentu saja disajikan dengan sedikit kain pembungkus. Malah bisa juga bugil, tentu disuguhkan dalam berbagai pose. Citra bentuk tubuh yang seksi (tubuh perempuan dan lelaki) adalah polarisasi untuk menghadirkan mainstream bagi publik bahwa tubuh yang "aduhai" itu telah memenuhi standar pengelola media massa itu.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.ComPlay Boy dan Ranah Minang oleh Nasrul Azwar