Pengenalan Dan Beberapa Persoalan Jenaka Minangkabau
Tukang tulih Wisran Hadi
Salasa, 08 November 2005 / Ats-Tsalatsa, 6 Shawwal 1426 HSalah satu warisan budaya yang masih lagi terhunjam dalam diri sanubari masyarakat Melayu Minangkabau adalah; tidak suka bicara terus terang, tidak suka menonjolkan diri walau ingin sekali menjadi ternama, bertuah dan terkenal. Mereka bicara selalu penuh beribarat, bermisal-misal, memakai simbol-simbol dan yang terpenting dalam pembicaraan ini adalah; berjenaka bila mereka melepaskan tekanan dan desakan-desakan yang datang dari luar atau dari dalam dirinya sendiri, atau menegur seseorang yang tidak sesuai menurut aturan, norma dan nilai adatnya.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.ComPengenalan Dan Beberapa Persoalan Jenaka Minangkabau oleh Wisran Hadi