Kisah Sebuah Pasar
Tukang tulih Wisran Hadi
Salasa, 27 September 2005 / Ats-Tsalatsa, 23 Sha'ban 1426 HKetika para pedagang pasar raya berbondong-bondong menemui wali kota Padang mengajukan protes terhadap kehadiran sebuah supermarket yang akan didirikan di bagian kompleks pasar, banyak para ekonom atau tepatnya beberapa sarjana ekonomi menyesalkan tindakan itu. Mereka menyayangkan sikap para pedagang. Kenapa harus keberatan dengan didirikannya sebuah supermarket. Bukankah dengan adanya supermarket orang akan semakin mudah berbelanja. Apalagi sistem supermarket adalah sistem perdagangan modern yang sudah berlaku di mana-mana. Praktis dan efisien. Banyak alasan-alasan logis lainnya yang mereka kemukakan.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.ComKisah Sebuah Pasar oleh Wisran Hadi