Ranah-Minang.Com http://www.songketminang.com/
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
Sahrul N - Kontroversial Imam Bonjol
Sahrul N - Kontroversial Imam Bonjol
Harga: Rp 25.000,-
 

22 Desember 1948, Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) Lahir di Halaban

Tukang tulih Kamardi Rais Dt. P. Simulie
Kamih, 14 Juli 2005 / Al-Hamis, 7 Jumada Al-Thani 1426 H


“Tengah malam, hari Selasa, 21 Desember 1948 itu, saya dibangunkan oleh orang ronda yang datang bersama anggota BNPK. Mereka meminta saya segera ke atas. Maksudnya ke lokasi Pabrik Teh Halaban yang terletak di di kaki gunung Sago. Malam itu di Halaban dan sekitarnya amatlah dingin. Jarum jam menunjukkan pukul 12 tengah malam. Katanya Bapak-bapak kita entah Menteri, entah Gubernur, entah Residen, entah siapa, pokoknya ruangan pabrik itu sudah penuh! Kita mau perang dengan Belanda, bukan saja di Padang area, tapi di sini, di desa kita ini! Saya pandang gunung Sago dalam halimun yang dalam. Ternyata sosok gunung itu masih membayang... Republik tidak akan hilang... kataku dalam hati...” (wawancara Penulis dengan Bapak Djojo Soeparto di Halaban, 15 Juni 1959)



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

22 Desember 1948, Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) Lahir di Halaban oleh Kamardi Rais Dt. P. Simulie
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting