
Bahasa Minang Budaya Minang Bundo Kanduang Cerpen - Carito Nagari Palanta PDRI Pendidikan Podium PRRI Seni - Sastra - Wisata Tambo Tokoh Kewarisan Harta Pusaka di Minangkabau (Kritik Amir Syarifuddin atas Ahmad Khatib al-Minangkabawi) Adat Salingka Nagari dan Generasi Muda Penghapusan Pemerintah(an) Propinsi, Ide Siapa? Memotret Hukum Kewarisan Islam di Minangkabau Managemen Kekayaan Daerah dan Potensi Wisata Sumatra Barat Hilangnya Anak Minang di Ranah Minang Televisi Lokal, Kekuatan Lokal Sjech. M. Djamil Djambek, Tokoh Adat yang Terlupakan Institusi Seni-Budaya dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Pasar Seni Sumatra Barat Kembali ke Nagari: Mimpi yang Tidak Terwujud Membaca Minangkabau dalam Perspektif RUU-APP Kerajaan Pagaruyung Dalam Pandangan Tukang Kaba Nama "Kampuang" dan "Kota" Lucu, Aneh dan Tak Beraturan, Merubah Arti dan Sejarah Adat Salingka Nagari dan Generasi Muda:: Daftar Artikel :: |
Ketika Sumatra Barat Tidak Lagi Menjadi "Industri Otak"Tukang tulih Silfia Hanani, MsiRaba'a, 11 Mei 2005 / Al-Arba'a, 2 Rabi Al-Thani 1426 H Membaca Berita Padang Ekspres Selasa(10/5/2005) yang berjudul "Sumbar Tidak Lagi Industri Otak", jelas sekali tulisan tersebut menayangkan narasi kekalahan pendidikan di negeri bertuah Minangkabau ini. Dulu disebut-sebut sebagai negeri mesin pencetak "otak" yang telah banyak melahirkan para pemikir dan intelektual yang kridibilitas dan loyalitasnya telah diakui lintas wilayah. Oleh sebab itu, Minangkabau dalam kerangka intelektual dan kecerdasan sudah populis di mana-mana. Kepopulisan kecerdasan orang Minang tersebut diiringi pula oleh pola migrasi (merantau) dalam kontek "penyebaran" peradaban. Kondisi ini semakin meyakinkan "bumi serantau" menempatkan Minangkabau sebagai tempat yang tepat untuk "mengaji" menuntut ilmu.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan Ranah-Minang.Com Ketika Sumatra Barat Tidak Lagi Menjadi "Industri Otak" oleh Silfia Hanani, Msi |
|
|
| Depan | Info Iklan | Keanggotaan | Tentang Kami | Redaksional | Disclaimer | Copyright | RSS Service | Sitemap |
© 2004-2006 Ranah-Minang.Com |