Ranah-Minang.Com http://www.songketminang.com/
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
Anas Nafis - Pidato Penghulu Minangkabau
Anas Nafis - Pidato Penghulu Minangkabau
Harga: Rp 25.000,-
 

Ketika Sumatra Barat Tidak Lagi Menjadi "Industri Otak"

Tukang tulih Silfia Hanani, Msi
Raba'a, 11 Mei 2005 / Al-Arba'a, 2 Rabi Al-Thani 1426 H


Membaca Berita Padang Ekspres Selasa(10/5/2005) yang berjudul "Sumbar Tidak Lagi Industri Otak", jelas sekali tulisan tersebut menayangkan narasi kekalahan pendidikan di negeri bertuah Minangkabau ini. Dulu disebut-sebut sebagai negeri mesin pencetak "otak" yang telah banyak melahirkan para pemikir dan intelektual yang kridibilitas dan loyalitasnya telah diakui lintas wilayah. Oleh sebab itu, Minangkabau dalam kerangka intelektual dan kecerdasan sudah populis di mana-mana. Kepopulisan kecerdasan orang Minang tersebut diiringi pula oleh pola migrasi (merantau) dalam kontek "penyebaran" peradaban. Kondisi ini semakin meyakinkan "bumi serantau" menempatkan Minangkabau sebagai tempat yang tepat untuk "mengaji" menuntut ilmu.



Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.Com

Ketika Sumatra Barat Tidak Lagi Menjadi "Industri Otak" oleh Silfia Hanani, Msi
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting