Phylanthropy dan Civil Society: Lunturnya Harga Diri, Soliditas dan Solidaritas Sosial Orang Minang
Tukang tulih Kamardi Rais Datuk Panjang Simulie
Pakan, 02 April 2005 / As-Sabt, 22 Safar 1426 HMengambil kata “philanthropy” bagaikan hendak mencari kampak padahal beliung telah disandang. Atau, hendak mencari pisau sementara sakin sudah tersisip di pinggang.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.ComPhylanthropy dan Civil Society: Lunturnya Harga Diri, Soliditas dan Solidaritas Sosial Orang Minang oleh Kamardi Rais Datuk Panjang Simulie