Dikia
Tukang tulih Yusriwal Sutan Bandaro
Pakan, 11 Desember 2004 / As-Sabt, 28 Shawwal 1425 HDi Pariaman, karena dulunya merupakan salah satu pusat pengembangan Islam di Minangkabau, ditemukan banyak kesenian yang berkaitan dengan Islam atau bercirikan Islam (Islami). Salah satu kesenian yang bercirikan Islam adalah dikia. Pertunjukan dikia disebut badikia. Menurut masyarakat Pariaman, kesenian dikia pertama kali diperkenalkan oleh Syekh Burhanuddin Ulakan. Badikia biasa dilaksanakan di masjid atau surau.
Hanya Pelanggan yang dapat mengakses arsip-arsip tulisan
Ranah-Minang.ComDikia oleh Yusriwal Sutan Bandaro