Ranah-Minang.Com
| Depan | Forum Diskusi | Arsip Berita | Kirim Berita | Kirim Tulisan | Info Iklan | Kotak Pos | Lapau Online | Search | Sitemap | Login | Webmail |
Rubrik Berita
Kapalo Kaba Salingka Sumbar Wisata - Budaya Padang Piaman Liputan Khusus DPRD Sumbar Payokumbuah Bukiktinggi - Agam Pasisia Solok Pendidikan - Olahraga Sawahlunto Solok Selatan Mentawai
Lapau Online
Agustar Idris Datuak Pangka Paduko Maharajolelo - Cindurmato dari Minangkabau
Agustar Idris Datuak Pangka Paduko Maharajolelo - Cindurmato dari Minangkabau
Harga: Rp 30.000,-

Hari (Jadi) Pers Nasional: Meremehkan Peran Surat Kabar Lain

Pakan, 27 Oktober 2007 - 14:00
As-Sabt, 15 Shawwal 1428 H

Ranah-Minang.Com - Tulisan Nasrul Azwar "Sejarah Pers Sumbar Dialih Orang Lalu", menarik perhatian kita karena beberapa kritik yang dilontarkannya, yang selama ini tidak pernah mendapat perhatian kalangan peneliti dan masyarakat pada umumnya. Nasrul menanggapi pernyataan Taufik Rahzen di harian Jurnal Nasional bahwa tahun 2007 ini adalah peringatan seabad usia pers nasional. Perhitungan itu didasarkan atas terbitnya surat kabar Medan Prijaji di Bandung pada bulan Januari 1907, yang dieditori oleh Raden Mas Tirto Adhi Soerjo.

Pernyataan "seabad usia pers nasional" mengadung pengertian bahwa sebelum 1 Januari 1907 – hari lahirnya Medan Prijaji – berarti pers nasional belum ada (belum lahir). Dengan kata lain, surat kabar-surat kabar pribumi yang lahir sebelum tanggal itu dianggap bukan bagian pers nasional.  [Selengkapnya...]

Informasi pemasangan webtorial/iklan:
Hubungi kami melalui Kotak Pos
atau email melalui
Sejarah Pers Lainnya
Mutiara Hikmah
Jajak Pendapat
Songket Minangkabau
Sponsor
Sponsor
Radio Ranah-Minang.Com
Design oleh Djamboe WebDesign
Hosting pada Djamboe Hosting