Akhaik, 08 Mei 2005 - 22:34
Al-Ahad, 29 Rabi Al-Awwal 1426 H
Ranah-Minang.Com - Terpuruknya dunia pariwisata Sumbar sejak isu bencana alam melanda, membuat kalangan yang peduli dunia pariwisata berusaha membuat berbagai terobosan. Sayangnya, pemerintah selalu seperti terlambat selangkah. Kalangan praktisi pariwisata dan yang peduli terhadap pariwisata justru seperti lebih tanggap. Semuanya hanya untuk mengantisipasi agar industri pariwisata Sumbar tak kolaps. Sinyal darurat pun segera dikabarkan:
may day, may day...
[i]May Day... May Day...[/i]