Kamih, 09 Desember 2004 - 19:12
Al-Hamis, 26 Shawwal 1425 H
Ranah-Minang.Com - Menghentikan tambang liar atau yang dikenal masyarakat Kota Sawahlunto dengan tambang rakyat bukanlah pekerjaan mudah. Ibarat lingkaran setan, terlalu banyak mata rantai yang harus diputus. Tambah lagi, masyarakat Sawahlunto sendiri sudah mahfum jika banyak sekali “orang kuat” yang berada di belakang penggalian liar tersebut.
Siapa di Belakang Batubara?