Salasa, 23 November 2004 - 03:37
Ats-Tsalatsa, 10 Shawwal 1425 H
Ranah-Minang.Com - Bagi keluarga Doli Martin (19), warga Kelurahan Taratak Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, lebaran kali ini menghasilkan duka yang mendalam. Bagaimana tidak, putranya tersebut pergi untuk selamanya direnggut lautan yang membentang di halaman depan kota
sala lauak tersebut. Rabu (17/11), tim SAR gabungan yang menyisir perairan di sepanjang pantai Pariaman, menemukan jasad Doli mengapung di permukaan air dalam keadaan sudah meninggal dunia. Lebaran pun menuai duka.
Ketika “Bay Watch” Terlambat Beraksi di Pariaman