
Bahasa Minang Budaya Minang Bundo Kanduang Cerpen - Carito Nagari Palanta PDRI Pendidikan Podium PRRI Seni - Sastra - Wisata Tambo Tokoh Kewarisan Harta Pusaka di Minangkabau (Kritik Amir Syarifuddin atas Ahmad Khatib al-Minangkabawi) Adat Salingka Nagari dan Generasi Muda Penghapusan Pemerintah(an) Propinsi, Ide Siapa? Memotret Hukum Kewarisan Islam di Minangkabau Managemen Kekayaan Daerah dan Potensi Wisata Sumatra Barat Hilangnya Anak Minang di Ranah Minang Televisi Lokal, Kekuatan Lokal Sjech. M. Djamil Djambek, Tokoh Adat yang Terlupakan Institusi Seni-Budaya dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Pasar Seni Sumatra Barat Terbentuknya Dewan Banteng Dan Meletusnya PRRI Perempuan Minangkabau Dalam Masyarakat Modern Dan Internasional Syekh Abdurrahman dan Pesantren Al-Mannar Anwar St. Saidi (Seri Tokoh Pendiri Bank Nasional) Malamang, Sebuah Tradisi Menghabiskan Bulan Rabi'ul Awal di Pariaman:: Daftar Artikel :: |
Dalam 10 Tahun Kedepan, Hutan Sumbar Terancam Habis: Pemilik IUPHHK Terindikasi Lebihi RKTPakan, 12 Januari 2008 - 12:30 As-Sabt, 3 Muharram 1429 H Ranah-Minang.Com - Hingga penghujung tahun 2007 dan awal tahun 2008, hutan Sumbar (rimba yang mempunyai bermacam jenis kayu dengan diameter 50 cm keatas dan memiliki keanekaragaman hayati) yang tersisa sekitar 2.600.374 hektar. Sementara, laju deforestasi (pengurangan tutupan hutan-red) setiap tahunnya di Sumbar mencapai 100.000 Ha per tahun. Terkait hal itu, Direktur Walhi Sumbar, Khalid Saifullah di ruang kerjanya mengatakan, hutan Sumbar yang hanya tinggal seluas 2.600.374 Ha itu akan habis dalam waktu hanya 10 tahun. Itu apabila laju deforesasi masih terjadi setiap tahunnya seluas 100.000 Ha. Walau tidak dapat dipungkiri, dibanding tahun lalu, laju deforesasi menurun. Saifullah menjelaskan, laju deforesasi terhadap hutan Sumbar setinggi itu terjadi akibat beberapa hal. Salah satunya akibat adanya perusahaan pemegang Hak Penguasaan Hutan (HPH) yang sekarang disebut dengan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) yang disinyalir melakukan penebangan melebihi RKT yang hanya diberikan 100 Ha setiap tahunnya. "Hal itu terjadi di beberapa kabupaten dan kota di Sumbar, seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Dharmasraya, Pasaman Barat, Pasisia Selatan dan Solok Selatan. Kerusakan atau deforesasi terparah terjadi terhadap hutan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dimana deforesasi atau pembalakan hutan mencapai Taman Nasional Siberut," ungkap Syaifullah. Saifullah memaparkan, karena kejadian seperti itu, hutan yang masih tersisa di masing-masing kabupaten yaitu, Kepulauan Mentawai 49%, Dharmasraya 30%, Pasaman Barat 52%, Pasisia Selatan 30% dan Solok Selatan 60%. Persentase lebihnya sudah digarap dan sudah dikonservasi menjadi perkebunan, tambang dan pemukiman. Untuk itu diharapkan kepada pemerintah untuk mendata kembali keperluan kayu Sumbar, baik untuk memenuhi industri kayu atau IUPHHK, pembangunan rakyat dan pemerintah. Sehingga dapat kejelasan kebutuhan kayu Sumbar dan keuntungan yang didapat dari pengambilan kayu serta kerugian masyarakat akibat banjir yang akan ditimbulkan akibat penebangan kayu di hutan itu. (Nolpitos Hendri S.Hum/Ranah-Minang.Com) Dalam 10 Tahun Kedepan, Hutan Sumbar Terancam Habis: Pemilik IUPHHK Terindikasi Lebihi RKT
Salingka Sumbar Lainnya Dalam 10 Tahun Kedepan, Hutan Sumbar Terancam Habis: Pemilik IUPHHK Terindikasi Lebihi RKT - 12/01/08 : 12:30 Tanahdata Longsor, Satu Orang Meninggal - 15/05/07 : 15:56 Orang Minang Memburu, Non Muslim Memakan - 16/12/06 : 00:22 Berburu Babi: Aset Wisata Yang Terabaikan - 16/12/06 : 00:19 Tradisi Buru Babi: Memberantas Hama, Olahraga dan Wisata - 16/12/06 : 00:11 BKSDA Sumbar Lepas Harimau Dahan - 20/05/06 : 17:02 Tabrakan Beruntun, Satu Tewas dan Tiga Rumah Rusak Berat - 18/01/06 : 16:41 Jalan Padang-Pasaman Longsor - 05/11/05 : 16:02 Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Untuk Petani Lombok - 22/09/05 : 17:56 Ribuan Warga Aie Gadang Tuntut Plasma Sawit - 16/09/05 : 23:22 Gunung Marapi Status Waspada - 14/08/05 : 20:46 500 Kg Bibit Rumput Laut Ditahan Karantina Bandara - 10/08/05 : 17:24 Warga Jepang Korban Pembunuhan di Kremasi - 10/06/05 : 00:40 Rp 12 Miliar untuk Lanud Baru - 25/05/05 : 20:09 Pekerja Taluak Bayua “Ngancam” Mogok Massal Lagi - 25/05/05 : 20:08 HP Selundupan Masih Tersegel - 19/05/05 : 23:38 Guru Keagamaan Masih Tergantung Sumbangan Masjid - 17/05/05 : 21:44 Cabut Larangan Penggunaan Rumpon Dan Pukat Cincin - 04/05/05 : 13:12 Komitmen Kapolda Diuji Dalam Kasus Satpol PP - 28/04/05 : 22:54 Fungsi Mesjid Nurul Iman Harus Dikembalikan - 09/04/05 : 20:09 Pendidikan Ternyata Tak Diimbangi Agama - 09/04/05 : 20:08 Bank Nagari Lebih Untung Menjadi PT - 29/03/05 : 20:49 Perlu Lembaga Penjamin Untuk Bantu UKM - 29/03/05 : 20:29 Kanwil Depag Dikadukan ke Komisi E - 17/03/05 : 22:10 Ganti Kepala Kesbang dan Asisten I - 05/03/05 : 16:01 Buka Penambangan Batu Besar-besaran - 05/03/05 : 15:57 Proyek Strategis Jangan terpengaruh Politik - 05/03/05 : 15:56 HP Selundupan Ditangani Pusat - 05/03/05 : 15:54 Permintaan KPU Sumbar Tak Mungkin Dipenuhi - 27/12/04 : 17:18 Komisi B Lindungi Adpel Teluk Bayur - 26/12/04 : 19:39 Proyek “Gantung” Harus Dilindungi - 26/12/04 : 19:34 Demo Peringati Hari HAM di DPRD - 11/12/04 : 14:49 Elly Kasim “Gadang Sarawa”, Uda Nuskam “Alun Basunaik” - 07/12/04 : 18:12 Tarik Brimob Dari Pasaman Barat - 06/12/04 : 16:30 Pelaksanaan Upah Minimum Propinsi Harus Diawasi - 06/12/04 : 16:29 PNS KPU Tidak Terima THR - 28/11/04 : 00:02 Seluruh Daerah Di Sumbar Sudah Harus Waspada - 26/11/04 : 22:59 Ada Ketidaksamaan Program Tapal Batas Sumbar - Riau - 10/11/04 : 19:01 Atasi Segera Virus Herves - 10/11/04 : 18:59 KPID Sumbar Tak Punya Anggaran - 06/11/04 : 17:23 Segera Lantik Pengganti Pejabat Pensiun - 06/11/04 : 16:27 Konflik di DPR Jangan Sampai Berlarut-larut - 04/11/04 : 15:02 Ganti Segera Pejabat Yang Pensiun - 03/11/04 : 19:02 THR Harus Dibayarkan 10 Hari Jelang Lebaran - 03/11/04 : 18:59 Sumbar Siap Hadapi Arus Mudik - 02/11/04 : 14:29 Kantor Gubernur Harus Lebih Aktif - 25/10/04 : 21:57 52 Warga Tinggam, Pasaman Barat Tak Berani Pulang - 25/10/04 : 21:51 Forum PNS Teraniaya Banyak Dapat Laporan - 19/10/04 : 19:32 Kasus DPRD Sumbar Terus Berlanjut - 15/10/04 : 02:58 Gubernur Harus Tiru Wako Padang - 14/10/04 : 21:47 |
|
|
| Depan | Info Iklan | Keanggotaan | Tentang Kami | Redaksional | Disclaimer | Copyright | RSS Service | Sitemap |
© 2004-2006 Ranah-Minang.Com |