Pakan, 02 Desember 2006 - 00:08
As-Sabt, 11 Dhul Qada 1427 H
Ranah-Minang.Com - Dua belas orang tim perumus Kongres Kebudayaan dan Apresiasi Seni Budaya Minangkabau 2006 akhirnya menghasilkan 7 butir rekomendasi dan 20 butir isu penting. Salah satu butir rekomendasi yang ditelurkan adalah perlunya kesepahaman dalam memaknai Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dan agar kongres dapat mendorong lahirnya semacam "Sumpah Sati" Tigo Tungku Sajarangan dalam konteks masa kini untuk masa depan.
Rumusan kongres yang dibacakan Yulizal Yunus, salah seorang tim perumus tersebut diterima Gubernur Sumatra Barat yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Provinsi Sumatra Barat, James Hellyward. Kongres Kebudayaan dan Apresiasi Seni Budaya Minangkabau 2006 sendiri ditutup secara resmi oleh Gamawan Fauzi tanggal 30 November 2006.
Berikut hasil lengkap rumusan kongres tersebut. Sebagai catatan, rumusan yang diturunkan
Ranah-Minang.Com ini diturunkan seperti aslinya dan teks-teks yang tertulis tidak melalui proses penyuntingan.
Rumusan Kongres Kebudayaan dan Apresiasi Seni Budaya Minangkabau 2006