|
|
Artikel Nan Tabaru: Pendidikan
 |
Tukang tulih Haslizen Hoesin Sanayan, 17 Desember 2007 / Al-Itsnayna, 7 Dhul Hijja 1428 H
Membaca dan belajar merupakan kegiatan utama yang harus dilakukan bagi yang ingin maju, sebaiknya dilengkapi dengan kemampuan berhitung, kemudian ditulis. Al Qur’an pun menyuruh membaca, belajar dan menulis. Di Minangkabau, membaca, belajar, menulis dan berhitung disimpulkan dalam pepatah adat "Alam takambang jadi guru". Membaca dan menulis adalah keterampilan dasar yang harus dimiliki, kekuatan yang maha dahsyat dan dapat merubah pikiran seseorang. Membaca menambah wawasan seseorang. Orang Minang banyak terkenal karena tulisannya.
|
 |
Tukang tulih Haslizen Hosen Akhaik, 15 Juli 2007 / Al-Ahad, 29 Jumada Al-Thani 1428 H
Kinciar aia (kincir air) adalah alat pengubah energi/tenaga aliran air. Di Ranah Minang sangat populer sampai tahun 60-an. Jentera, kancur adalah sebutan lain dari kincir. Jantero, kancua dan kincia lafal ranah Minang dari jentera, kancur dan kincir. Di manca negara, kincia aia tetap berperan, umumnya sebagai pembangkit tenaga listrik mikro. Mengingat potensi batang aia di ranah Minang, sebaiknya kincia aia dikembangkan kembali.
|
 |
Tukang tulih Sudarmoko Jumaik, 22 Juni 2007 / Al-Jum'a, 6 Jumada Al-Thani 1428 H
Hari-hari terakhir ini, para murid sekolah dasar dan lanjutan telah mendapatkan hasil dari proses bergurunya selama ini. Sebagian besar murid telah mencari dan diterima di sekolah yang lebih tinggi. Sebagian yang lain juga telah mengikuti ujian untuk memperebutkan kursi di perguruan tinggi.
|
 |
Tukang tulih Wisran Hadi Akhaik, 10 Juni 2007 / Al-Ahad, 24 Jumada Al-Ula 1428 H
Semestinya, keberadaan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) di Padang Panjang bagi masyarakat Sumatra Barat sangat strategis sekali. Terutama dalam segi perkembangan dunia pendidikan, kesenian dan kebudayaan. STSI bisa menjadi ikon dunia pendidikan kebudayaan Sumatra Barat apabila semua pihak dapat menempatkan STSI secara wajar dan proporsional. Hal ini dikarenakan jumlah STSI sangat sedikit sekali dibanding perguruan tinggi lainnya. Perguruan tinggi semacam STSI ini hanya ada di Bandung, Jogja, Solo, Denpasar dan Padang Panjang. Namun dari sejarah perkembangannya, STSI Padang Panjang kurang mendapat tempat yang layak sebagai bagian dari gerak perkembangan dunia pendidikan di Sumatra Barat. Posisi strategis yang diharapkan bagi STSI tersebut, tak kunjung juga dapat diraih. Menyebabkan STSI berada pada kondisi yang tidak kondusif bagi perkembangan kesenian dan kebudayaan di daerah ini. Pada dasarnya STSI harus muncul sebagai institusi yang berwibawa dalam gerak perkembangan seni dan budaya di Sumatra Barat.
|
 |
Tukang tulih Silfia Hanani Akhaik, 14 Januari 2007 / Al-Ahad, 24 Dhul Hijja 1427 H
Perlu dicatat, bahwa perkembangan Islam, di Nusantara khususnya, mempunyai keterkaitan dengan aset lokal. Aset lokal menjadi mediator dan sekaligus menjadi pusat kegiatan ke-Islaman. Di Minangkabau, aset lokal yang paling strategis dipergunakan dalam penyebaran agama ini adalah surau.
|
|
|