Bahasa Minang Budaya Minang Bundo Kanduang Cerpen - Carito Nagari Palanta PDRI Pendidikan Podium PRRI Seni - Sastra - Wisata Tambo Tokoh Kewarisan Harta Pusaka di Minangkabau (Kritik Amir Syarifuddin atas Ahmad Khatib al-Minangkabawi) Adat Salingka Nagari dan Generasi Muda Penghapusan Pemerintah(an) Propinsi, Ide Siapa? Memotret Hukum Kewarisan Islam di Minangkabau Managemen Kekayaan Daerah dan Potensi Wisata Sumatra Barat Hilangnya Anak Minang di Ranah Minang Televisi Lokal, Kekuatan Lokal Sjech. M. Djamil Djambek, Tokoh Adat yang Terlupakan Institusi Seni-Budaya dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Pasar Seni Sumatra Barat Amuk Massa Bukan Budaya Minangkabau Pudarnya Musyawarah Mufakat Bagi Masyarakat Adat Minang Naskah Undang-Undang Minangkabau Riwayat Pengajaran Bahasa Minangkabau Rumah Gadang Simbol Perempuan:: Daftar Artikel :: |
PBHI Sumbar Desak Polda Tarik Brimob Dari Perkebunan SawitRaba'a, 05 Maret 2008 - 16:49 Al-Arba'a, 26 Safar 1429 H Ranah-Minang.Com - Terkait kasus penembakan Risdiyanto oleh oknum anggota Brimob Polda Sumbar beberapa waktu lalu, Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Sumatra Barat mendesak Polda Sumbar untuk menarik aparat kepolisian bersenjata sebagai petugas pengamanan pada perkebunan sawit di Sumatra Barat. Kemudian, PBHI juga mengutuk tindakan aparat kepolisian yang secara sewenang-wenang dan melawan hukum (Onrecht Matigedaade) dengan menembaki rakyat seenaknya.
[Selengkapnya...] Pantai Nirwana di Putas Orang tak DikenalPakan, 23 Februari 2008 - 17:37 As-Sabt, 15 Safar 1429 H Ranah-Minang.Com - Pantai Nirwana yang terkenal dengan pantainya yang indah bagai sorga kini dicemari oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, beberapa bulan terakhir, kawasan itu kerap dikunjungi oleh orang-orang tidak dikenal pada saat air laut mengalami pasang surut. Pada saat itu, mereka melakukan penangkapan ikan di bibir pantai dengan menggunakan zat kimia yang dikenal dengan nama Putas (Potasium).
[Selengkapnya...] Hari (Jadi) Pers Nasional: Meremehkan Peran Surat Kabar LainPakan, 27 Oktober 2007 - 14:00 As-Sabt, 15 Shawwal 1428 H Ranah-Minang.Com - Tulisan Nasrul Azwar "Sejarah Pers Sumbar Dialih Orang Lalu", menarik perhatian kita karena beberapa kritik yang dilontarkannya, yang selama ini tidak pernah mendapat perhatian kalangan peneliti dan masyarakat pada umumnya. Nasrul menanggapi pernyataan Taufik Rahzen di harian Jurnal Nasional bahwa tahun 2007 ini adalah peringatan seabad usia pers nasional. Perhitungan itu didasarkan atas terbitnya surat kabar Medan Prijaji di Bandung pada bulan Januari 1907, yang dieditori oleh Raden Mas Tirto Adhi Soerjo. Pernyataan "seabad usia pers nasional" mengadung pengertian bahwa sebelum 1 Januari 1907 – hari lahirnya Medan Prijaji – berarti pers nasional belum ada (belum lahir). Dengan kata lain, surat kabar-surat kabar pribumi yang lahir sebelum tanggal itu dianggap bukan bagian pers nasional. [Selengkapnya...] Ekowisata Berbasis Penyu, Di Pasisia, Padukan Kepentingan Ekonomi dan EkologiKamih, 27 September 2007 - 15:11 Al-Hamis, 15 Ramadan 1428 H Ranah-Minang.Com - Sebagai satu-satunya kawasan konservasi penyu di Pulau Sumatra, Pemkab Pasisia akan membuka objek wisata penyu bertelur untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara, sekaligus sebagai upaya pelestarian hewan tersebut dari ancaman kepunahan.
[Selengkapnya...] Berita Lain..... |
|
|
| Depan | Info Iklan | Keanggotaan | Tentang Kami | Redaksional | Disclaimer | Copyright | RSS Service | Sitemap |
© 2004-2006 Ranah-Minang.Com |